Monday, October 03, 2011

ScribeFire

Test posting pake ScribeFire

ScribeFire bukanlah peranti lunak yang “berdiri” sendiri, melainkan merupakan sebuah ektensi yang dapat disematkan ke dalam browser. Browser yang didukung adalah Chrome, Firefox, Opera, dan Safari. Mengingat hampir semua browser tersebut – kecuali Safari – terdapat juga pada platform Linux, maka ScribeFire juga bisa berjalan di Linux.

Untuk melakukan instalasi ScribeFire, silakan kunjungi situs resminya di www.scribefire.com dan pilihlah paket ekstensi yang sesuai dengan browser yang Anda gunakan.

Yang sedikit disayangkan, “perilaku” ekstensi ini sedikit beda untuk browser yang berbeda. Pada browser Chrome, ScribeFire diaktifkan dengan mengklik tombol ScribeFire yang terletak di sebelah kanan kotak input address. Lalu setelah aktif, klik Add a New Blog untuk mengelola akun blog Anda.

Sedangkan pada Firefox, ScribeFire diaktifkan dengan menekan tombol F8 atau mengklik menu Tools > ScribeFire. Bila dijalankan untuk pertama kalinya, ScribeFire akan langsung meminta Anda untuk menambahkan akun blog terlebih dahulu.

Langkah-langkah untuk menentukan akun blog-pun berbeda. Tetapi yang jelas, Anda akan diminta untuk memasukkan informasi mengenai URL, username, dan password yang digunakan untuk mengakses blog Anda.

ScribeFire yang berjalan di atas Chrome juga memiliki sebuah keunikan. Bila Anda memiliki beberapa blog sekaligus di penyedia blog WordPress (sepanjang dikelola oleh satu akun email saja), seluruh akun blog tersebut akan langsung muncul saat Anda menambahkan satu saja akun blog WordPress Anda.

Tuesday, February 12, 2008

Pindah Rumah

Sekarang blog saya ada di yahyakurniawan.net. Sampai jumpa di sana.

Saturday, January 19, 2008

Boyongan Ke WordPress

Sebagai persiapan untuk mengelola domain saya sendiri di yahyakurniawan.net - yang rencananya mau saya install WordPress dan saat ini masih under construction - maka blog saya pindah ke yahyakurniawan.wordpress.com. See you there.

Friday, January 18, 2008

Free = Gratis atau Bebas?

Di dunia Open Source, kayaknya memang sudah basbang memperdebatkan terjemahan free ke dalam Bahasa Endonesa Indonesia. Tapi toh nyatanya sampai sekarang masih juga banyak aktivis Linux yang berusaha mempopulerkan Linux dengan kampanye gratis.

Saya cuma mau menunjukkan, pada kamus Bahasa Inggris – Indonesia yang saya miliki, terjemahan kata free adalah sebagai berikut:

  1. Bebas
  2. Tidak terikat
  3. Dermawan
  4. Terbuka
  5. Cuma-cuma
  6. Tidak bertugas
  7. Tidak ditempati

Lihat, arti free menjadi cuma-cuma menduduki "ranking" ke-5, sedangkan di no. 1 adalah Bebas. Jadi, mana lebih tepat? Gratis atau Bebas?

Kadang-kadang adanya "dualisme" arti tersebut dimanfaatkan dengan jeli oleh orang-orang kreatif. Misalnya dalam sebuah undangan pertemuan tertulis Free Snack and Dinner, jangan cepat-cepat menyangka artinya makan malam dan makanan kecil gratis, tapi bisa jadi maksudnya bebas dari makan malam dan makanan kecil alias gak ada apa-apa.

Friday, January 11, 2008

Driver Printer iP1880 di Fedora

Waktu saya memutuskan untuk "mempensiunkan" printer lama saya (Canon BJC 265SP) yang telah memiliki masa bakti 8 tahun dan menggantinya dengan Canon iP1880, salah satu pemikiran yang sempat terbersit adalah "Bisa gak ya iP1880 ini dipake di Linux?"

Kemarin hal tersebut terjawab sudah. Jawabannya adalah bisa, karena sudah tersedia drivernya. Driver Canon iP1880 dapat dicari di situs Canon Australia. Driver Canon iP1880 for Linux menggunakan driver iP1800 series. Jadi masukkan saja teks ip1800 pada kotak teks Enter the model name of your Canon product dan klik GO.

Ada dua file yang perlu didownload, yaitu:

  • cnijfilter-common-2.70-1.i386.rpm
  • cnijfilter-ip1800series-2.70-1.i386.rpm

Nah, setelah drivernya diinstall, pilihan Canon iP1880 akan muncul saat melakukan add printer.


Wednesday, January 09, 2008

Fedora 8

Mungkin memang sudah terlambat, sangat terlambat malahan. Tapi memang baru beberapa hari yang lalu saya sempat melakukan instalasi Fedora 8. Padahal DVD nya sudah ada di meja saya sejak bulan November 2007. Hiks. Tapi gak pa-pa lah. Saya tetap ingin membagikan pengalaman menggunakan Fedora 8.

Selain tampilan yang makin manis dan tentu saja kernel baru, rasanya tidak ada perubahan yang sangat relevan dan signifikan (maaf, pinjam istilah Jarwo Kuwat) pada Fedora 8 ini dibandingkan versi terdahulunya.

Anaconda installer seperti biasa memberikan bantuan instalasi yang jelas dan mudah diikuti. Hanya saja, bila pada komputer yang Anda gunakan telah terdapat distribusi Linux yang lain, Anaconda masih tetap saja "ogah" untuk mendeteksinya.

Setelah instalasi selesai dan siap digunakan, seperti biasa ada langkah-langkah konfigurasi awal. Kali ini ada satu langkah konfigurasi yang hilang, yaitu deteksi audio/sound. Ternyata karena Fedora telah menggunakan PulseAudio sebagai pengatur audionya. Apa sih bagusnya PulseAudio? Saya juga belum terlalu merasakannya. Malah perasaan suara audionya jadi agak "sember" gitu. (Maaf, saya belum menemukan padanan dalam Bahasa Indonesia yang tepat untuk "sember". Sumbang barangkali? Gak tepat juga, hehehe).

Oh ya, seperti biasa berbagai codec dan driver multimedia harus diinstall secara manual. Livna masih menjadi tujuan favorit untuk hal ini.

Untuk Office-nya, saya memilih untuk menggunakan OpenOffice.org yang aseli dari OpenOffice.org. Soalnya – berdasarkan pengalaman buruk sejak Fedora 5 – fitur AutoCorrect pada OpenOffice.org bawaan Fedora gak ada Replacement tab nya. Jadi mendingan pake yang aseli saja. Barangkali ada yang udah mencoba OpenOffice.org bawaan Fedora 8? Ada gak Replacement tab nya?

Yach, sementara itu dulu deh. Dah ngantuk nih … hoaaahmmmm.

Monday, December 24, 2007

Merry Christmas

Merry Christmas, by Third Day Band

There's a little girl trembling on a cold December morn,
Crying for Mama's arms,
At an orphanage just outside a little China town,
With a forgotten heart,
But half a world away I hang the stockings by the fire,
And dream about the day when I can finally call you mine.

It's Christmas time again but you're not home,
Your family is here and yet you're somewhere else alone,
So tonight I pray that God will come and hold you in His arms,
And I'll tell you from my heart, I wish you Merry Christmas.

As I hang the tinsel on the tree and watch the twinkling lights,
I'm warmed by the fire's glow,
And outside the children tumble in a wonderland of white,
Make angels in the snow.
But half a world away you try the best to fight your tears,
And hope that heaven's angels come to carry you here.

It's Christmas time again but you're not home,
Your family is here and yet you're somewhere else alone,
So tonight I pray that God will come and hold you in His arms,
And I'll tell you from my heart, I wish you Merry Christmas.

Christmas is a time we celebrate the Holy Child,
And we celebrate His perfect gift of Love,
He came to us to give His life and prepare a place for us,
So we could have a home with Him above.

It's Christmas time again and now you're home,
Your family is here so you will never be alone,
So tonight before you go to sleep I'll hold you in my arms,
And I'll tell you from my heart,
I'll tell you from my heart, I wish you Merry Christmas.